Tampilkan postingan dengan label Skripsi Tehnik Elektro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skripsi Tehnik Elektro. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 November 2012

OTENTIKASI PADA APLIKASI BERBASIS WEB


Pendahuluan

Sejak memasyarakatnya Internet dan dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh Microsoft, menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang biasa. Demikian pula dengan konsep “downsizing” maupun “lightsizing” yang bertujuan menekan anggaran belanja khususnya peralatan komputer, maka sebuah jaringan merupakan satu hal yang sangat
Kini penggunaan jaringan komputer kian populer, banyak berbagai jenis perusahaan memiliki jaringan komputer dalam beberapa bentuk. Jaringan komputer digolongkan dalam dua kelompok utama, Jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer sampai ratusan komputer disuatu kantor atau gedung merupakan jaringan lokal atau disebut Local Area Network (LAN). LAN yang terpisah dapat dihubungkan menggunakan jalur komunikasi tertentu, misalnya jalur telpon. Hasilnya berupa jaringan luas atau Wide Area Network (WAN).
Peralatan - peralatan yang dibutuhkan untuk membangun Jaringan Komputer / Local Area Network (Lan).

Perlengkapan Jaringan / Hardware


Berapa biaya untuk membangun sebuah jaringan ? pertanyaan inilah yang pertama muncul dari  orang  yang ingin membangun jaringan. Tentu saja pertanyaan ini tidak dapat begitu saja dijawab oleh ahli jaringan  sekalipun. Tergantung pada faktor-faktor seperti jenis jaringan (peer to peer atau client server) yang akan dibangun, jumlah pemakai jaringan nantinya, apakah  kantor atau sekolah yang bersangkutan sudah memiliki PC yang selama ini masih stand-alone, dan sebagainya.
Berikut adalah perlengkapan yang Anda butuhkan untuk membangun sebuah jaringan, yang meliputi :




4/33
·         Satu (1) Unit komputer untuk Server.
·         Beberapa Unit komputer untuk Client.
·         HUB 16 Port, Untuk jaringan yang terdiri dari 1 Server dan 15 Client.
·         Ethernet Card, Untuk masing masing komputer dibutuhkan 1 Ethernet Card.
·         Jack RJ 45, Untuk masing-masing komputer dibutuhkan 2 PCS Jack RJ 45.
·         Kabel UTP, Panjangnya tergantung kebutuhan pada saat pemsangan.
·         Modem 56 Kbps.
·         Line Telpon.
·         UPS.

Server


·         Pada jaringan peer to peer, tidak dibutuhkan satu komputer tersendiri yang bertindak sebagai Server. Setiap komputer di dalamnya dapat berfungsi sebagai server bagi komputer lainnya. Server disini bertindak sebagai penyedia sumberdaya jaringan seperti data, aplikasi, printer, ruang disk, dan sebagainya bagi komputer lainnya.

·         Pada jaringan client server dibutuhkan satu komuter tersendiri yang bertindak sebagai server. Dalam bentuk fisik, server bisa berupa sebuah PC yang berprosesor lebih canggih dan memori serta harddisk yang berkapasitas lebih besar daripada komputer klien yang ada didalam jaringan. Tiga faktor utama yang perlu dipertimbangkan dalam memilih komputer server yakni kecepatan prosesor (CPU), kapasitas memori dan Harddisk.

 

Komponen jaringan dari ujung ke ujung


Apa sebenarnya yang membentuk jaringan komputer ? jawabannya jelas komputer, tapi bagaimana komputer-komputer tersebut saling terhubung? ada dua macam yaitu perangkat keras (peripheral) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras yang dimaksud disini mencakup NIC, hub, switch, repeater, bridge, raouter dan tentu saja kabel. Perangkat lunak yang jelas dibutuhkan  adalah sistem operasi jaringan.



5/33
NIC (Network Interface Card) 
NIC  merupakan peranti penghubung antara komputer dengan  jaringan.. Ada tiga hal yang harus diperhatikan  dari suatu NIC yaitu  tipe kartu, jenis protokol dan tipe kabel yang mendukungnya. Ada dua macam tipe kartu yaitu PCI dan ISA, sebagai sedikit penjelasan pada komputer ada beberapa slot (tempat menancapkan kartu) yang disebut expansion slot. slot-slot ini saat Anda membeli komputer sengaja dibiarkan ikosong  oleh pembuat komputer, agar Anda bisa meningkatkan kemampuan komputer dengan menambahkan beberapa kartu misalnya kartu suara (untuk membuat komputer bersuara bagus), kartu video (untuk membuat tampilan layar komuter lebih bagus) dan NIC (untuk membuat komputer bisa berkomunikasi dengan komputer lain dalam jaringan). Untuk mengetahui kedua slot yaitu PCI dan ISA, Anda dapat membuka kotak (casing) komputer, dibagian belakang Anda bisa melihat dua deret slot. Slot PCI yang biasanya adalah yang berwarna putih, slot ini lebih pendek dari slot ISA. Slot PCI mendukung kecepatan I/O (input/output) yang lebih tinggi.
·         Dari sisi protokol, jenis protokol yang saat ini paling banyak digunakan adalah etherner dan fast ethernet. Ada beberapa protokol lain yang kurang populer, Token Ring, FDDI dan ATM. Dua protokol terakhir cenderung digunakan pada jaringan besar sebagai backbone (jaringan tulang punggung yang menghubungkan banyak segmen jaringan yang lebih kecil). Ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 10 Mbps, sedangkan Fast ethernet mendukung kecepatan transfer data sampai 100 Mbps.

Kabel

Kabel merupakan komponen penting dalam jaringan. Kabel yang  membuat data bisa mengalir di jaringan kecuali jika menggunakan jaringan tanpa kabel (Wireless).
Ada beberapa tipe kabel yang digunakan orang yaitu UTP (unshielded Twisted Pain, coaxial dan fiber optik. UTP paling banyak dipilih orang karena murah, kemampuannya memadai dan pemasangannya cendrung lebih mudah. Kabel Coaxial mirip dengan kabel televisi. Fiber optik merupakan kabel paling mahal (dari sisi instalasi maupun harga per meter), tetapi kemampuannya mendukung kecepatan transfer data paling bagus.
6/33
Pemasangan kabel fiber optik paling rumit, oleh karena itu paling mahal. Dalam memilih kartu, harus menyesuaikan dengan tipe kabel yang akan di pasang. Jika dirangkum dari ciri-ciri yang menentukan tipe kartu adalah kombinasi sebagai berikut:

·         Ethernet/PCI/UTP
·         Ethernet/ISA/UTP
·         Ethernet/PCI/UTP/BNC
·         Combo (Ethernet/Fast Ethernet)/PCI/UTP
·         Fast Ethernet/PCI/UTP.

Hub


Secara sederhana Hub adalah perangkat penghubung. Pada jaringan bertopologi star, Hub adalah perangkat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini komputer yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan. Pada jaringan sederhana, salah satu port pada hub terhubung ke komuputer server. Hub memiliki 4 – 24 port plus 1 port untuk ke server atau hub lain. Pada jaringan bertopologi bus, ada juga perangkat sejenis hub namanya repeater bekerja memperkuat sinyal agar data bisa mencapai jarak yang lebih jauh.

Bridge 


Bridge adalah perangkat yang berfungsi menghubungkan beberapa jaringan terpisah. Bridge bisa menghubungkan tipe jaringan berbeda (seperti ethernet dan Fast Ethernet) atau tipe jaringan yang sama. Bridge memetakan alamat ethernet dari setiap node yang memperbolehkan hanya lalu lintas data yang diperlukan melintasi bridge.

Switch


Switch yang dimaksud disini adalah LAN switch. Switch adalah perluasan dari konsep Bridge, switch hanya memperhatikan alamat tujuannya sebelum meneruskan ke segmen tujuan.






7/33

Router


Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya Router menyaring (filter) lalu lintas data. Penyaringan dilakukan bukan dengan melihat alamat paket data, tetapi dengan menggunakan protokol tertentu. Router muncul untuk menangani perlunya membagi jaringan secara logikal bukan fisikal. Sebuah IP Router bisa membagi jaringan menjadi beberapa subnet sehingga hanya lalu lintas yang ditujukan untuk IP address tertentu yang bisa mengalir dari satu segmen ke segmen lainnya.

Software  Jaringan  :

Komputer tidak dapat bekerja tanpa perangkat lunak (software). Software merupakan kumpulan dari program yang digunakan untuk menjalankan komputer. Program merupakan serangkaian perintah yang diberikan kepada komputer apa yang harus dilakukannya. Software yang digunakan dalam membangun jaringan antara lain :

·         Microsoft® Windows NT Server 4.0 , Untuk Operating Sistem pada Server.
·         Microsoft® Windows 95/98, Untuk Operating Sistem pada Client.
Teknologi yang digunakan pada jaringan komputer, merupakan perkembangan teknologi SKDP (PT Telkom). Protokol AX.25 digunakan pada link layer, yang merupakan perkembangan protokol X.25 (SKDP). Diatas protokol AX.25 digunakan protokol/InterNet Protokol) yang memungkinkan integrasi berbagai jenis komputer ke dalam jaringan.
Adapun aplikasi utama yang dijalankan dalam jaringan komputer ini adalah : 
·         Surat elektronnik.
·         Diskusi / konferensi secara elektronik.
·         Pengiriman berkas / file secara elektronik
·         Akses pada distributed database.

Algoritma Enkripsi Rivest Code 5 (RC-5)


1. Pendahuluan
Saat ini sistem komputer yang terpasang makin mudah diakses. Sistem time sharing dan akses jarak jauh menyebabkan masalah keamanan menjadi salah satu kelemahan komuniksi data seperti internet. Disamping itu kecendrungan lain saat ini adalah memberikan tanggung-jawab sepenuhnya ke komputer untuk mengelola aktifitas pridadi dan bisnis seperti sistem transfer dana elekronis yang melewatkan uang sebagai aliran bit dan lain sebagainya. Untuk itu diperlukan sistem computer yang memiliki tingkat keamanan yang dapat terjamin, walaupun pada akhirnya akan terjadi trade off  antara tingkat keamanan dan kemudahan akses.
Keamanan komputer adalah menjamin data atau informasi tidak dibaca, tidak dimodifikasi oleh orang lain yang tidak diberi otorisasi. Keamanan sistem dibagi menjadi tiga bagian [4] :


  1. Keamanan eksternal
Keamanan eksternal berkaitan dengan fasilitas komputer dari penyusup dan bencana seperti kebakaran atau bencana alam.
  1. Keamanan interface pamakai
Keamanan interface pemakai yang berkaitan dengan identifikasi pemakai sebelum pemakai diizinkan mengakses data atau program.
  1. Keamanan internal
Keamanan internal berkaitan dengan beragam kendali yang dibangun pada perangkat keras dan perangkat lunak yang menjamin operasi yang handal dan tidak terganngu untuk menjaga integritas data.
Sementara itu kebutuhan keamanan sistem komputer dapat dikategorikan menjadi aspek-aspek sebagai berikut [3] :
1.   Privacy / Confidentiality
Inti utama aspek privacy atau confidentiality adalah usaha untuk menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses. Privacy lebih kearah data-data yang sifatnya privat sedangkan confidentiality biasanya berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluantertentu (misalnya sebagai bagian dari pendaftaran sebuah servis) dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.
       2.  Integrity
Aspek ini menekankan bahwa informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi. Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah informasi tanpa ijin merupakan contoh masalah yang harus dihadapi. Sebuah e-mail dapat saja “ditangkap” (intercept) di tengah jalan, diubah isinya (altered, tampered, modified), kemudian diteruskan ke alamat yang dituju. Dengan kata lain, integritas dari informasi sudah tidak terjaga. Penggunaan encryption dan digital signature, misalnya, dapat mengatasi  masalah ini.
  1. Authentication
Aspek ini berhubungan dengan metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, orang yang mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud, atau server yang kita hubungi adalah betul-betul server yang asli.
       4.  Availability
Aspek availability atau ketersediaan berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan. Sistem informasi yang diserang atau dijebol dapat menghambat atau meniadakan akses ke informasi.
            Enkripsi merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mengamankan sistem atau informasi dari hal yang akan menyebabkan aspek-aspek diatas tidak terpenuhi, seperti untuk menjaga integritas data atau informasi. Ada beberapa algoritma enkripsi yang sudah terbuka untuk dipelajari, seperti Data Encryption Standard (DES), RC-4, Two Fish, RC-5 dan lain-lain. Tulisan ini membahas algoritma RC-5 yang dikemukakan oleh Ronald L.Rivest dari MIT Laboratory for Computer Science. Metode penulisan dilakukan dengan studi literatur terhadap buku dan bahasan-bahasan di internet yang berhubungan dengan algoritma enkripsi terutama algoritma RC-5.

Penerapan SistemAutentikasi One Time Password Untuk Proses Login


  1. Pendahuluan
Salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dengan adanya sistem jaringan komputer adalah masalah keamanannya, dimana dengan banyaknya komputer yang dihubungkan dalam suatu jaringan dan banyaknya user yang memakai, suatu data maupun informasi menjadi sangat rentan terhadap serangan-serangan dari pihak-pihak yang tidak berwenang. Salah satu masalah dalam keamanan komputer berkaitan dengan bagaimana komputer mengetahui bahwa seseorang yang masuk di dalam koneksi jaringan adaalah benar-benar dirinya sendiri. Dengan kata lain, sekali user mengidentifikasikan drinya ke komputer, komputer harus memastukan apakah identifikasi tersebut autentik atau tidak.
Ada beberapa metode untuk melakukan autentikasi, salah satunya dan yang paling umum adalah menggunakan password. Metode autentikasi dengan menggunakan password statis adalah yang paling banyak digunakan. Tetapi jika user menggunakan password yang sama (password statis) beberapa kali untuk masuk ke dalam suatu sistem, password tersebut akan menjadi rentan terhadap sniffer jaringan. Salah satu bentuk serangan ke sistem komputer jaringan adalah seseorang mencoba masuk ke dalam suatu koneksi jaringan untuk mendapatkan informasi aautentikasi, seperti ID login dan password yang berbeda setiap kali user akan masuk ke sistem,. Sistem autentikasi One Time Password (OTP) dibuat untuk mengatasi serangan seperti diatas.

  1. Authenticity
Mengapa perlu autentisasi…..? Internet adalah jaringan publik, dan terbuka bagi setiap orang diseluruh penjuru dunia untuk menggabungkan diri. Begitu besarnya jaringan ini, telah menimbulkan keuntungan serta kerugian. Sering kita dengar dan baca tentang bobolnya sistem komputer keuangan bank, informasi rahasia Pentagon atau basis data transkrip akademik mahasiswa. Kalimat tersebut cukup untuk mewakili pernyataan bahwa kita harus ‘waspada’ terhadap orang-orang ‘jahat’ dan senantiasa berusaha memperkecil kemungkinan bagi mereka untuk dapat melakukan niat jahatnya. Memang mudah untuk meniadakan kemungkinan penyusupan (akses ilegal) dari luar dengan menutup semua kanal trafik servis inbound ke jaringan internal. Namun ini berarti telah mereduksi keuntungan utama adanya jaringan: komunikasi dan pemakaian sumber daya bersama (sharing resources). Jadi, konsekuensi alami dengan jaringan cukup besar, adalah menerima dan berusaha untuk memperkecil resiko ini, bukan meniadakannya.
             Pencurian hubungan (hijacking attack) biasanya terjadi pada komputer yang menghubungi jaringan kita, walaupun untuk beberapa kasus langka, bisa terjadi pada sembarang jalur yang dilaluinya. Sehingga akan bijaksana bila seorang NA mempertimbangkan pemberian kepercayaan akses, hanya dari komputer yang paling tidak mempunyai sistem security sama atau mungkin lebih ‘kuat’, dibandingkan dengan jaringan dibawah tanggung-jawabnya. Usaha memperkecil peluang musibah ini, juga dapat dilakukan dengan mengatur packet-filter dengan baik atau menggunakan server modifikasi. Misalnya, kita dapat menyediakan fasilitas anonymous-FTP bagi sembarang komputer dimanapun, tapi authenticated-FTP hanya diberikan pada host-host yang tercantum pada daftar ‘kepercayaan’. Hijacking ditengah jalur dapat dihindari dengan penggunaan enkripsi antar jaringan (end to end encryption).
Kerahasiaan data dan password juga merupakan topik disain security. Program yang didedikasikan untuk packet-sniffing dapat secara otomatis menampilkan isi setiap paket data antara client dengan servernya. Proteksi password dari kejahatan demikian dapat dilakukan dengan implementasi password sekali pakai (non-reusable password), sehingga walaupun dapat termonitor oleh sniffer, password tersebut tidak dapat digunakan lagi.
Resiko hijacking dan sniffing data (bukan password) tidak dapat dihindari sama sekali. Artinya NA harus mempertimbangkan kemungkinan ini dan melakukan optimasi bagi semakin kecil-nya kesempatan tersebut. Pembatasan jumlah account dengan akses penuh serta waktu akses jarak jauh, merupakan salah satu bentuk optimasi.
Sebuah pesan, file, dokumen atau kumpulan data yang lainnya aikatakan otentik jika asli dan berasal dari sumber yang terpercaya, artau resmi. Otentik sebuah pesan merupakan suatu prosedur yang mengijinkan partisipan untuk memverifikasi bahwa pesan yang diterima otenti atau asli. Ada dua aspek penting dalam memverifikasi sebuah pesan yaitu :
a.       Apakah pesan tersebut belum diubah.
b.      Apakah pesan tersebut otentik.
Kita mungkin juga ingin memverifikasi batas waktu dari sebuah pesan(belum ditunda dan digunakan) dan urutan relatif ke pesan yang lain yang mengalir dipartisipan.
            Pada umumnya ada 3  pendekatan dalam pembuktian suatu pesan atau data itu otentik atau asli dengan kelebihan dan keterbatasan.
Pertama, dimana partisipan menyediakan informasi yang hanya dia ketahui, seperti password, PIN atau indentitas lainnya. Kedua, penggunaan peralatan yang dipakai oleh partisipan, seperti printer dan yang lainnya. Dan pendekatan yang terakhir adalah menguji segala sesuatu yang mewakili partisipan yang bisa berupa sidik jari atau bentuk lainnya. Untuk pembuktian yang lebih kuat bisa menggabungkan beberapa pendekatan.
            Authenticity memberikan dua layanan. Pertama mengidentifikasi keaslian suatu pesan dan memberikan jaminan keotentikannya. Kedua untuk menguji identitas seseorang apabila ia akan memasuki sebuah sistem.

White Noise Storm Encryption


BAB I
PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang
Stenography adalah suatu ilmu yang menghilangkan informasi dalam suatu medium dimana informasi tersebut seakan-akan tidak tercatat (ada). Jadi suatu kode atau gambar tertentu akan mewakili suatu informasi, sehingga orang tertentu saja yang dapat mengetahui apa isi dari kode dan gambar tersebut. Misalkan dalam suatu gambar kita sisipkan suatu kode morse, tapi gambar tersebut terlihat dengan mata tidak mengandung pesan apapun, tetapi apabila kita mengekstrak-nya dengan suatu software khusus, maka akan di hasilkan suatu pesan dengan suatu kode morse.
Steganography adalah suatu seni di masa yang lampau untuk menyembunyikan informasi. Teknologi digital memberikan kita suatu cara baru dalam mengaplikasikan tehnik steganography, termasuk satu dari kebanyakan yang menarik adalah menyembunyikan informasi di dalam gambar.
Salah satu software yang mendukung steganography adalah White Noise Storm (WNSTORM) Encryption, yang akan ditinjau dalam pembahasan selanjutnya.

1.2 Tujuan
Tujuan dari penulisan ini adalah:
·         Untuk mengetahui lebih jelas bagaimana cara kerja dari WNSTORM (White Noise Storm) Encryption.

1.3 Batasan Masalah
Batasan masalah dalam penulisan ini, yaitu:
·         Hanya membahas mengenai WNSTORM Encryption secara teoritis dan contoh aplikasinya.