Tampilkan postingan dengan label Skripsi Komputer Informatika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Skripsi Komputer Informatika. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 November 2012

Website Lembaga Pendidikan



BAB I
PENDAHULUAN



1.1         Latar Belakang Masalah
            Saat ini di dunia kerja membutuhkan tenaga-tenaga terampil dengan keahlian siap kerja. Keahlian spesifik yang dibutuhkan di dunia kerja diantaranya adalah keahlian komputer, akuntansi, dan bahasa asing. yang menjadi permasalahan adalah lulusan sekolah menengah atau perguruan tinggi kurang dibekali oleh ilmu praktis atau keahlian khusus yang dibutuhkan dunia kerja. Akibatnya mereka tidak siap untuk terjun langsung ke dunia kerja. Dapat dipastikan angka pengangguran semakin meningkat.
            Lembaga pendidikan nonformal atau kursus dapat dijadikan alternatif untuk mempelajari keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja. Karena itu banyak bermunculan lembaga pendidikan kursus (LPK) yang menyelenggarakan pendidikan siap kerja guna memenuhi kebutuhan dunia kerja.
            Semakin meningkatnya tuntutan masyarakat pada lembaga-lembaga pendidikan untuk dapat memberikan pelayanan yang prima, diperlukan suatu media informasi yang menjawab kebutuhan tersebut. Dengan penerapan media informasi diharapkan sebuah lembaga pendidikan dalam segala kegiatannya dapat menciptakan pelayanan kepada semua pihak. Teknologi internet sangat sesuai untuk memenuhi tuntutan kecepatan pelayanan yang diinginkan, mengingat internet dapat diakses kapan saja, dimana saja serta implementasinya relatif murah.
            Berdasarkan uraian diatas, penulis tertarik untuk mengambil judul “Pembuatan Website Media Informasi Untuk Lembaga Pendidikan Kursus”



1
 
 
1.2         Identifikasi dan Batasan Masalah

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis, dirumuskan masalah masalah yang sering dihadapi adalah sebagai berikut :
1.                  Bagaimana masyarakat bisa mendapatkan informasi kursus secara lengkap dan up to date?
2.                  Bagaimana memberikan pelayanan akademik yang baik kepada siswa LPK?
3.                  Bagaimana manajemen LPK dapat mengecek data peserta kursus dan mengetahui kebutuhan masyarakat?

Agar pembahasan menjadi rinci dan tearah, maka penulis menetapkan batasan masalah yaitu pada pembuatan website media informasi yang mampu memecahkan masalah-masalah yang dihadapi manajemen LPK seperti yang disebutkan diatas.

1.3         Maksud dan Tujuan Penelitian

             Maksud dari penulisan  penyusunan Tugas Akhir ini guna memenuhi salah satu syarat untuk menempuh ujian akhir program Sarjana pada jurusan manajemen Informatika Universitas Informatika Bisnis Bandung.
            Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.                  Membangun website media informasi yang mampu memberikan informasi kursus kepada masyarakat
2.                  Membangun website media informasi yang mampu memberikan pelayanan akademik kepada siswa peserta kursus
3.                  Website yang memiliki fasilitas interaksi dengan pengguna sehingga administrator dapat mengetahui kebutuhan masyarakat.


1.4         Kegunaan  Penelitian

            Kegunaan penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat baik secara langsung maupun secara tidak langsung bagi pihak yang berkepentingan adalah sebagai berikut :
1.                  Bagi Penulis
Manfaat yang diharapkan dari penulisan tugas akhir ini adalah menambah wawasan dan pengetahuan mengenai pembuatan website sebagai media informasi.
2.                  Bagi lembaga kursus
Manfaat bagi lembaga kursus yang diharapkan dari penulisan tugas akhir ini adalah dapat memberikan suatu sumbangan pemikiran dalam meningkatkan pelayanan kepada siswa ataupun masyarakat.
3.                  Bagi Pembaca
Manfaat bagi kalangan pembaca  yang diharapkan dari penulisan tugas akhir ini adalah dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan dan referensi bagi pembaca.

1.5         Metode Penelitian

1.                  Survey lapangan, yaitu melihat dan mengamati secara langsung proses pengolahan data yang ada.
2.                  Wawancara, yaitu dengan bertanya tentang sesuatu hal kepada yang berkepentingan.
3.                  Studi pustaka, yaitu membaca buku – buku yang terkait secara langsung maupun tidak langsung untuk mengetahui secara teoritis permasalahan yang sedang dihadapi.

Pengembangan Sistem Informasi Penjualan pada suatu Distro secara Online



BAB I
PENDAHULUAN

1.1.      Latar Belakang Masalah
Perkembangan teknologi dibidang informasi mendorong setiap instansi atau perusahaan untuk tetap mengikuti perkembangannya, terutama berkenaan dengan perkembangan teknologi informasi yang ada hubungannya dengan kegiatan perusahaan tersebut. Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam meningkatkan kegiatan usaha khususnya dalam hal pengolahan data yang memberi dukungan terhadap pengambilan keputusan-keputusan bisnis serta Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam meningkatkan kegiatan pelayanan. Berdasarkan pada uraian diatas pemanfaatan teknologi informasi dalam suatu aktivitas bisnis merupakan hal yang cukup penting.  Begitu pentingnya hampir setiap perusahaan yang serupa menggunakan sistem pelayanan bisinis secara online.
Berkaitan dengan tugas akhir ini penelitian difokuskan pada masalah pemanfaatan tujuan teknologi informasi yang dapat memberi dukungan aktif kelancaran usaha penjualan barang yang dilakukan oleh suatu Distro  yang diberi judul “ Pengembangan Sistem Informasi Penjualan pada suatu Distro secara Online “.




1.2.      Identifikasi Masalah
Berdasarkan observasi yang dilakukan di suatu Distro terhadap sistem informasi penjualan barang,  dikemukakan hal-hal yang menjadi permasalahan antara lain :
a.       Masih ditemukannya kelemahan dalam penyampaian informasi barang yang terdapat di distro tersebut.
b.      Transaksi penjualan barang masih bersifat manual, dalam artian harus dating ketempat tersebut untuk membeli sesuatu.
c.       Mengikuti sistem informasi global sehingga bukan hanya untuk sarana transaksi tetapi lebih ditekankan pada sarana promosi yang dirasakan masih kurang bagus.

1.3.      Batasan Masalah
Masalah yang ada dalam sistem informasi penjualan barang suatu distro ini dibatasi pada ruang lingkup seperti :
a.              Data yang diolah hanya data barang dan data Pengguna Sistem Informasi (Pengguna transaksi secara online)
b.              Sistem hanya memberikan informasi  barang yang tersedia dan proses pembelian barang tersebut .
c.              Sistem Informasi yang dibangun tidak menggunakan Topologi jaringan.
d.             Sistem ini tidak membahas mengenai masalah persediaan barang.
e.              Pembayaran transaksi dilakukan secara offline, dimana pembeli melakukan transfer uang secara manual pada rekening yang ditetapkan.

1.4      Tujuan Penelitian
 Tujuan yang ingin dicapai dari tugas akhir ini adalah :
a.       Mengembangkan sistem informasi penjualan sebagai salah satu usaha cara meningkatkan penghasilan  distro tersebut.
b.      Mempermudah bagi masyarakat atau dunia luar untuk melakukan transaksi pembelian barang secara langsung
c.       Mengembangkan Pengetahuan Teknologi Informasi Global
d.      Membuat laporan Tugas Akhir dalam rangka menyelesaikan kuliah program sarjana.

1.5     Metodologi Penelitian
Adapun metode yang digunakan dalam pembuatan tugas akhir ini adalah :
1.      Metode Penelitian, yaitu :
a.       Observasi
Yaitu merupakan sutau teknik pengumpulan data yang efektif untuk mempelajari sistem, dengan cara mengamati langsung objek penelitian yaitu di suatu distro di kota bandung.
b.      Wawancara
Yaitu sutu teknik pengumpulan data dengan cara tanya jawab langsung mengenai data yang diperlukan dari masalah yang akan diangkat.
c.       Studi Literatur
Yaitu teknik pengumpulan data dengan membaca buku-buku pustaka yang merupakan penunjang dalam memperoleh data untuk melengkapi dalam penyusunan laporan yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.
2.  Metode Pengembangan Perangkat Lunak
            Metode yang digunakan yaitu paradigma Waterfall (Classic Life Cycle), untuk lebih jelasnya tahapan dari paradigma Waterfall ini adalah :
a.       System Engineering (Rekayasa Sistem), merupakan kegiatan untuk menentukan informasi apa yang dibutuhkan oleh sistem atau menentukan kebutuhan-kebutuhan dari sistem yang akan dibuat.
b.      Analisys System (Analisis Sistem), dilakukan untuk memperoleh informasi tentang sistem, menganalisis data – data yang ada dalam sistem yang berhubungan dengan kegiatan pencurian kendaraan bermotor. Informasi yang dikumpulkan terutama mengenai kelebihan dan kekurangan sistem.
c.       Design (Perancangan), merupakan perancangan sistem baru berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan pada tahap sebelumnya dengan cara merancang perangkat lunak diantaranya Diagram Konteks, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD), Data Dictionary (Kamus Data), Struktur File, Struktur Menu,  Merancang input dan rancangan Output.
d.      Coding (Pengkodean), yaitu suatu kegiatan untuk membuat program atau mengimplementasikan hasil rancangan program aplikasi   yang didalamnya memuat pengkonversian data kedalam sistem yang baru dan pengkonversian sistem secara berkala termasuk dalam hal pemeliharaan sistem itu sendiri.
e.       Testing (Pengujian), yaitu kegiatan untuk melakukan pengetasan program yang sudah dibuat, apakah sudah benar atau belum, sudah sesuai atau belum diuji dengan cara manual jika testing sudah benar maka program boleh digunakan.
f.       Maintenance (Perawatan), yaitu merupakan suatu kegiatan untuk memelihara program  aplikasi yang telah dibuat, agar keutuhan program dapat terjaga seperti validasi data, updating data, dan menjaga program dari serangan virus, orang yang tidak berhak yang dapat merusak program.

Sistem Informasi posisi Hotel Dan kuliner Di Kota Bandung Berbasis



BAB I
PENDAHULUAN

Pada sub bab ini berisi penjelasan ringkas perbab yang akan membahas latar belakang masalah, identifikasi masalah, tujuan, batasan masalah, metodologi pengembangan system dan yang terakhir yaitu sistematika penulisan yang merupakan indeks laporan tugas akhir.

1.1.      Latar Belakang Masalah

Perkembangan teknologi dibidang informasi mendorong setiap instansi untuk tetap mengikuti perkembangannya, terutama berkenaan dengan perkembangan teknologi informasi yang ada hubungannya dengan kegiatan instansi tersebut. Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kontribusi yang cukup berarti dalam meningkatkan kegiatan pelayanan umumnya Teknologi Informasi Global, Seperti Teknologi Informasi berbasis Internet, di sektor hotel dan kuliner di kotamadya bandung, masih terdapat kesulitan dalam mencari informasi hotel dan kuliner khususnya para konsumen dan umumnya bagi masyarakat lain yang ingin mengetahui informasi hotel dan kuliner di tempat mereka berada melalui internet,
Dengan latar belakang tersebut dan untuk menganalisis sejauh mana sistem informasi Posisi tempat hotel dan kuliner di kotamadya Bandung dalam mengolah informasi hotel dan kuliner berbasis Internet, maka diusulkan dibangun Sistem informasi Posisi  hotel dan kuliner ke bentuk Informasi di Internet sehingga masyarakat dapat mengetahui informasi yang ada dengan memanfaatkan teknologi Dunia Maya (internet) sehingga setiap orang dapat mengetahui tempat hotel dan kuliner yang ada di kotamadya Bandung yang berguna bagi pengembangan informasi global kepada masyarakat.
Berkaitan dengan tugas akhir ini penelitian difokuskan pada masalah pemanfaatan tujuan teknologi informasi yang dapat memberi dukungan aktif penyampaian informasi hotel dan kuliner di kotamadya Bandung yang diberi judul “Sistem informasi Posisi  Hotel dan Kuliner di Kota Bandung berbasis Web”.
1.2.      Identifikasi Masalah

Dalam penelitian yang dilakukan, ditemukan beberapa masalah yang dihadapi masyarakat Bandung, sebagai berikut :
1. Masyarakat dalam mencari informasi hotel dan kuliner masih mengalami kesulitan karena terbatasnya informasi yang ada di kotamadya Bandung.
2.     Membuat visualisasi yang akan menggambarkan peta yang akan diakses secara on-line di internet.
3.     Perancangan suatu perangkat lunak yang dapat menjelaskan seluruh informasi mengenai hotel dan kuliner di kota bandung.
4. Pada umumnya masyarakat ingin mengetahui lokasi hotel dan kuliner melalui peta, yang akan di kunjunginya, yang bisa didapatkan di situs yang akan dibuat sehingga para pengujung mudah untuk mendapatkan informasi letak hotel dan kuliner yang akan di kunjungi. 
5. Memberikan informasi tambahan berupa pemetaan lokasi hotel dan kuliner  Kota Bandung. dan informasi jalur angkutan yang melewati lokasi tersebut.


1.3.   Batasan Masalah
Masalah yang ada dalam sistem informasi Posisi  hotel dan kuliner di kota bandung berbasis web ini akan dibatasi dalam ruang lingkup :
  1. Data yang diolah berupa data hotel, data kuliner, data pemetaan lokasi hotel dan kuliner, data angkutan, dan pengguna Sistem informasi Posisi (Pengunjung Situs).
  2. Peta yang digunakan adalah peta kodya bandung yang bersumber dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Propinsi Jawa Barat
  3. Sistem Informasi yang dibangun tidak menggunakan Topologi jaringan
  4. Database sistem hanya bisa diubah oleh administrator.

1.4      Tujuan Penelitian
 Tujuan yang ingin dicapai dari tugas akhir ini adalah :
a.             Membuat sistem informasi Posisi  hotel dan kuliner di kotamadya Bandung
b.            Mempermudah bagian masyarakat atau dunia luar untuk mengetahui hotel dan kuliner yang berada di wilayah kotamadya Bandung.
c.             Mengembangkan Pengetahuan Teknologi Informasi Global
d.            Dapat memberikan informasi mengenai hotel dan kuliner di kota bandung secara jelas.
e.             Membuat laporan Tugas Akhir dalam rangka menyelesaikan kuliah program sarjana.




1.5    Metodologi Tugas Akhir
Adapun metode yang digunakan dalam membuta tugas akhir ini adalah :
1.      Metode Penelitian, yaitu :

a.       Observasi
Yaitu merupakan sutau teknik pengumpulan data yang efektif untuk mempelajari sistem, dengan cara mengamati langsung objek penelitian yaitu di wilayah kotamadya Bandung.
b.      Wawancara
Yaitu sutu teknik pengumpulan data dengan cara tanya jawab langsung mengenai data yang diperlukan dari masalah yang akan diangkat.
c.       Studi Literatur
Yaitu teknik pengumpulan data dengan membaca buku-buku pustaka yang merupakan penunjang dalam memperoleh data untuk melengkapi dalam penyusunan laporan yang berhubungan dengan masalah yang dibahas.
2.  Metode Pengembangan Perangkat Lunak
      Metode yang digunakan yaitu paradigma Waterfall (Classic Life Cycle), untuk lebih jelasnya tahapan dari paradigma Waterfall ini adalah :
a.       System Engineering (Rekayasa Sistem),
Perangkat lunak merupakan bagian dari system yang lebih besar,maka pekerjaan dimulai dari pengumpulan data agar dapat diketahui elemen – elemen yang hendak dialokasikan kedalam perangkat lunak. Hal ini penting dilakukan ketika perangkat lunak harus berkomunikasi dengan perangkat keras (hardware), orang dan basis data. Rekayasa system dan analisis menekankan pada pengumpulan kebutuhan pada level sistem dengan sedikit perancangan dan analisis.
b.      Analisys System (Analisis Sistem)
Menganalisa permasalahan dari data yang ada serta mengumpulkan kebutuhan – kebutuhan system yang akan dibangun.
c.       Design (Perancangan)
Ada 4 atribut untuk desain yaitu struktur data, arsitektur sistem, sistem prosedur dan tampilan antar muka. Proses desain mengubah kebutuhan – kebutuhan menjadi bentuk karakteristik yang dimengerti perangkat lunak sebelum dimulai penulisan program. Desain ini harus didokumentasi dengan baik dan menjadi konfigurasi perangkat lunak.
d.      Coding (Pengkodean)
Setelah dilakukan desain kemudian dilanjutkan dengan mengubah desain tadi menjadi bentuk yang dimengerti oleh komputer. Maka dilakukan langkah penulisan. Jika desainnya detil maka penulisan program dapat dicapai.
e.       Testing (Pengujian)
Setelah kode program sukses dan program dapat berjalan, pengujian dapat dimulai. Pengujian memfokuskan pada logika internal dari perangkat lunak, fungsi eksternal dan mencari segala kemungkinan masalah selanjutnya memeriksa apakah perangkat lunak tersebut selesai dengan yang diharapkan.
f.       Maintenance (Perawatan)
Perangkat lunak yang sudah jadi mungkin ditemukan kesalahan atau ada hal baru yang akan ditambahkan, maka tetap pengembangan dilakukan dimasa pemeliharaan.